“Tidak ada jabatan di dunia ini yang perlu dipertahankan mati-matian.” Kutipan dari Gus Dur ini laksana tamparan keras yang menyentuh hati bagi mereka yang terobsesi dengan kekuasaan. Didalam dunia politik, dalam ranah bisnis, bahkan pada organisasi-organisasi kecil sekalipun, terdapat individu-individu yang memandang jabatan sebagai sesuatu yang harus dikejar dengan gigih, tanpa memikirkan konsekuensi yang mungkin menyertainya. Mereka sering kali rela melakukan segala cara—termasuk mengambil posisi yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan atau kompetensinya—demi mendapatkan sebuah jabatan yang mereka inginkan.
Pertanyaan yang muncul adalah, mengapa ada orang-orang yang selalu merasa perlu untuk menjadi pejabat, dimana saja sekaligus dalam posisi apapun, meskipun pada kenyataannya mereka tidak memiliki keterampilan yang cukup untuk menjalankannya? Apakah ini adalah hasil dari ambisi pribadi yang tak terbendung, atau ada kekuatan lain yang mendorong mereka untuk mengejar jabatan tersebut? Realitas ini mencerminkan kegelisahan yang tersembunyi di balik hasrat kekuasaan, membuat kita bertanya-tanya tentang motivasi sejati mereka dan dampaknya terhadap organisasi serta masyarakat di sekitar mereka.
Fenomena “Pejabat Segala Bidang”
Di berbagai bidang, kita sering melihat fenomena seseorang yang:
✅ Mencalonkan diri untuk posisi apa saja, tanpa memikirkan apakah ia kompeten atau tidak.
✅ Loncat dari satu jabatan ke jabatan lain, seolah-olah tidak ada batasan bidang keahlian.
✅ Memanfaatkan koneksi, politik, atau lobi-lobi untuk mendapatkan posisi, bukan karena kemampuan.
✅ Tidak peduli dengan dampak yang akan ditimbulkan oleh ketidakmampuannya dalam jabatan itu.
Mereka ini bisa kita sebut sebagai “pejabat segala bidang”—orang yang percaya bahwa mereka bisa (dan harus) duduk di kursi mana saja, bahkan jika itu berarti mengambil posisi dari orang yang lebih layak.
Mengapa Ada Orang yang Selalu Haus Jabatan?
- Kekuasaan dan Prestise
Jabatan bukan hanya tentang pekerjaan, tapi juga gengsi. Ada orang yang melihat jabatan sebagai simbol kekuatan dan kehormatan. Semakin tinggi posisinya, semakin besar rasa superioritas yang dirasakan. - Keuntungan Finansial
Tidak bisa dipungkiri, banyak jabatan yang menawarkan akses ke fasilitas, gaji besar, atau bahkan “bonus” tidak resmi. Bagi sebagian orang, jabatan adalah tiket menuju kekayaan instan. - Rasa Aman dan Status Sosial
Jabatan sering kali dikaitkan dengan status sosial. Bagi mereka yang takut kehilangan pengaruh atau ingin terus terlihat penting di mata masyarakat, jabatan menjadi semacam tameng untuk tetap dihormati. - Rasa Haus Akan Kendali
Ada individu yang merasa tidak bisa hidup tanpa memiliki kekuasaan atas orang lain. Mereka merasa harus terus berada di posisi puncak agar bisa mengontrol lingkungan di sekitarnya. - Mentalitas “Harus Selalu di Atas”
Bagi sebagian orang, turun jabatan atau kehilangan posisi berarti kegagalan. Mereka tidak bisa menerima kenyataan bahwa mungkin ada orang lain yang lebih layak di posisi tersebut.
Dampak Buruk Pejabat yang Tidak Kompeten
Ketika jabatan diisi oleh orang yang tidak memiliki kompetensi, akibatnya bisa sangat merugikan. Beberapa dampak buruknya adalah:
❌ Keputusan yang Salah dan Tidak Berdasarkan Keahlian
Seorang pejabat yang tidak memiliki latar belakang di bidangnya bisa saja mengambil kebijakan yang justru merugikan banyak orang. Misalnya, seseorang yang tidak memahami ekonomi diberi tanggung jawab mengatur kebijakan finansial negara.
❌ Menghambat Orang yang Lebih Layak
Ketika jabatan diambil oleh orang yang tidak berkompeten, maka individu yang benar-benar ahli di bidangnya kehilangan kesempatan untuk berkontribusi. Akibatnya, organisasi atau institusi tersebut berjalan dengan orang yang salah di posisi yang salah.
❌ Korupsi dan Penyalahgunaan Jabatan
Orang yang hanya mengejar jabatan sering kali melihat posisi itu sebagai “ladang mencari keuntungan pribadi.” Mereka lebih fokus mencari cara untuk mendapatkan keuntungan finansial daripada bekerja dengan benar.
❌ Menurunnya Kepercayaan Publik
Jika terlalu banyak pejabat yang diangkat bukan berdasarkan kemampuan, masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada sistem. Akibatnya, muncul apatisme dan ketidakpercayaan terhadap pemerintah, organisasi, atau institusi terkait.
Bagaimana Seharusnya Kita Memandang Jabatan?
- Jabatan Harus Sesuai dengan Keahlian
Posisi kepemimpinan bukan hanya tentang status, tetapi juga tanggung jawab. Jika seseorang tidak memiliki pengetahuan atau keterampilan yang cukup untuk suatu jabatan, sebaiknya ia tidak mengambilnya. - Jabatan Adalah Amanah, Bukan Ladang Kekayaan
Seharusnya, seseorang hanya mau menerima jabatan jika ia benar-benar ingin melayani dan membawa perubahan, bukan karena keuntungan pribadi. - Tidak Perlu Takut Kehilangan Jabatan
Seorang pemimpin sejati tidak akan takut kehilangan posisinya, karena ia tahu bahwa kepemimpinan sejati tidak bergantung pada jabatan, tetapi pada pengaruh dan integritas. - Memberikan Kesempatan pada yang Lebih Kompeten
Dunia akan lebih baik jika jabatan diberikan kepada mereka yang benar-benar memiliki kapabilitas. Tidak semua orang harus menjadi pejabat, dan tidak semua posisi harus diisi oleh orang yang sama berulang kali.
Kesimpulan: Jabatan, Antara Ambisi dan Tanggung Jawab
Orang yang selalu ingin menjadi pejabat di mana saja dan dalam posisi apa saja menunjukkan bahwa bagi mereka, jabatan lebih dari sekadar tanggung jawab—ia adalah obsesi. Obsesi ini bisa berbahaya, terutama jika mengorbankan kompetensi, etika, dan kepentingan masyarakat.
Jabatan seharusnya hanya alat untuk berbuat baik, bukan tujuan hidup yang harus diraih dengan segala cara. Memegang jabatan tanpa kompetensi bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga menghancurkan sistem yang ada.
Karena pada akhirnya, yang akan dikenang bukanlah berapa lama seseorang memegang jabatan, tetapi apa yang telah ia lakukan selama memegang jabatan itu.
https://vitz.ru/forums/index.php?autocom=gallery&req=si&img=4808
https://hrv-club.ru/forums/index.php?autocom=gallery&req=si&img=6890
https://hrv-club.ru/forums/index.php?autocom=gallery&req=si&img=6913
http://passo.su/forums/index.php?autocom=gallery&req=si&img=4273
http://passo.su/forums/index.php?autocom=gallery&req=si&img=4271
https://myteana.ru/forums/index.php?autocom=gallery&req=si&img=6650
https://honda-fit.ru/forums/index.php?autocom=gallery&req=si&img=7059