Gubernur Maluku Terpilih Tolak APBD untuk Resepsi: Efisiensi atau Simbol Perubahan?

Share:

Gubernur Maluku terpilih, Hendrik Lewerissa, SH, LL.M, menunjukkan komitmennya terhadap efisiensi anggaran daerah dengan menolak penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 untuk biaya resepsi pelantikannya. Dalam sebuah rapat di Jakarta yang melibatkan Pejabat Gubernur Maluku sementara dan sejumlah pejabat lainnya, Hendrik menegaskan keputusannya untuk menanggung seluruh biaya resepsi menggunakan dana pribadi. Sebelumnya, Pejabat Gubernur telah menyiapkan anggaran sebesar 500 juta rupiah untuk acara tersebut, namun Hendrik memilih untuk tidak memanfaatkannya.

Selain itu, Hendrik Lewerissa juga mengusulkan agar acara resepsi pelantikannya digabungkan dengan pelantikan Bupati dan Walikota se-Maluku yang dijadwalkan pada tanggal yang sama. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran daerah.

Tidak hanya dalam hal resepsi pelantikan, Hendrik dan wakilnya, Abdullah Vanath, juga menolak pengadaan mobil dinas baru yang biasanya disediakan untuk gubernur dan wakil gubernur baru. Mereka memilih untuk menggunakan mobil dinas yang ada dengan melakukan perawatan yang diperlukan, sehingga menghemat anggaran daerah sebesar 6 miliar rupiah yang sebelumnya dialokasikan untuk pengadaan empat unit mobil dinas baru.

Langkah-langkah ini sejalan dengan visi Hendrik untuk meningkatkan efisiensi anggaran dan memastikan bahwa dana daerah digunakan secara optimal untuk kepentingan masyarakat Maluku. Sebelum resmi menjabat, Hendrik dan Abdullah telah aktif melakukan lobi ke pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan atas program unggulan mereka, “Sapta Cipta Lawamena”, yang bertujuan memajukan Provinsi Maluku. Mereka telah mengusulkan berbagai program pembangunan infrastruktur yang sejalan dengan visi-misi mereka, termasuk penambahan rute pelayaran kapal feri dan pembangunan pelabuhan terpadu.

Dengan berbagai inisiatif tersebut, Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath menunjukkan komitmen kuat untuk memajukan Maluku melalui pengelolaan anggaran yang efisien dan program pembangunan yang tepat sasaran.

error: Content is protected !!