Mengenal Kebesaran Tuhan Melalui Ciptaan-Nya

Share:

Sekolah Minggu GPM Rumahtiga. Anak-anak duduk di bangku di sekitar Ibu Pendeta Ann. Echa, seorang anak yang cerdas dan ingin tahu, menjadi salah satu murid yang aktif bertanya.


Ibu Ann: Anak-anak, hari ini kita akan membaca dari Mazmur 104:1-5. Ini tentang kebesaran Tuhan dalam ciptaan-Nya. Ada yang sudah membaca ayat ini sebelumnya?

Echa: Saya pernah baca, Bu! Ayatnya indah sekali. Tapi saya belum terlalu paham. Apa kita bisa membacanya bersama?

Ibu Ann: Tentu, mari kita baca bersama.

Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Ya Tuhan, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau berpakaian keagungan dan semarak, yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda, yang mendirikan balai-balai-Nya di air, yang menjadikan awan-awan sebagai kereta-Nya, yang berjalan di atas sayap angin, yang membuat angin sebagai suruhan-suruhan-Nya dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayan-Nya. Yang telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyang untuk seterusnya dan selamanya.

Ibu Ann: Nah, dari ayat ini, apa yang kalian rasakan tentang Tuhan?

Echa: Saya merasa Tuhan itu besar sekali. Seperti ketika dikatakan bahwa Tuhan membentangkan langit seperti tenda. Itu artinya langit itu ciptaan Tuhan, ya?

Ibu Ann: Benar sekali, Rara. Tuhan adalah pencipta langit, bumi, dan segala isinya. Ayat ini menggambarkan kebesaran Allah dengan cara yang membuat kita bisa membayangkan betapa luar biasanya karya ciptaan-Nya. Menurut kalian, apa maksudnya Tuhan berselimutkan terang seperti kain?

Eklesia: Mungkin itu berarti Tuhan itu penuh cahaya, seperti matahari?

Ibu Ann: Tepat sekali! Terang sering kali menggambarkan kemuliaan Tuhan. Sama seperti kita butuh cahaya matahari untuk hidup, kita juga butuh Tuhan untuk menerangi hidup kita.

Rara: Kalau begitu, ketika langit digambarkan seperti tenda, apakah itu berarti Tuhan menciptakan langit dengan rapi, seperti ketika kita memasang tenda?

Ibu Ann: Bagus, Rara! Itu menunjukkan bahwa Tuhan menciptakan alam semesta dengan teratur dan penuh hikmat. Langit, bumi, air, dan angin semuanya berada di tempatnya masing-masing karena Tuhanlah yang menempatkannya. Tuhan bukan hanya menciptakan, tapi juga menjaga ciptaan-Nya dengan kasih.

Echa: Ibu Ann, kalau bumi disebut tidak akan goyang, apakah itu artinya bumi akan selalu kokoh?

Ibu Ann: Betul, ini menunjukkan bahwa Tuhan menopang bumi dengan kuasa-Nya. Dia memastikan bahwa semua yang ada di dunia ini berada dalam kendali-Nya. Bahkan jika kita merasa dunia ini penuh masalah, Tuhan tidak pernah meninggalkan ciptaan-Nya.

Rara: Kalau Tuhan bisa menciptakan semua ini, kenapa manusia sering merusaknya, Bu?

Ibu Ann: Pertanyaan yang sangat bagus, Rara. Manusia diberi tugas oleh Tuhan untuk menjaga ciptaan-Nya. Tapi karena dosa, manusia sering kali tidak menghargai ciptaan itu. Namun, kita dipanggil untuk memperbaikinya. Apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga ciptaan Tuhan?

Berto: Mungkin kita bisa menanam pohon? Atau jangan buang sampah sembarangan?

Ibu Ann: Betul sekali. Itu contoh tindakan kecil yang menunjukkan bahwa kita peduli pada ciptaan Tuhan. Dengan menjaga alam, kita menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan atas kebesaran-Nya dalam menciptakan semuanya.

Rara: Jadi, ketika kita melihat langit, awan, atau merasakan angin, kita bisa ingat bahwa semua itu adalah karya Tuhan?

Ibu Ann: Tepat, Rara! Itulah pesan dari Mazmur ini. Setiap kali kita melihat ciptaan Tuhan, kita bisa memuji-Nya dan bersyukur karena Dia adalah Allah yang besar dan penuh kasih.


Ibu Ann: Sekarang, sebelum kita akhiri, apa yang kalian pelajari hari ini?

Carlo: Saya belajar bahwa Tuhan itu luar biasa besar dan menciptakan segalanya dengan sempurna.

Rara: Saya belajar bahwa kita harus menjaga ciptaan Tuhan, karena itu tanda rasa syukur kita.

Ibu Ann: Bagus! Ingat, anak-anak, puji Tuhan setiap hari, karena kebesaran-Nya terlihat dalam segala ciptaan-Nya. Sekarang, mari kita berdoa bersama untuk bersyukur atas alam semesta yang indah ini.


Anak-anak pun berdoa bersama, memuji Tuhan atas kebesaran-Nya dalam ciptaan-Nya.

“Ya Tuhan, kami bersyukur atas kebesaran-Mu yang terlihat dalam ciptaan-Mu. Engkau yang membentangkan langit, menghembuskan angin, dan menopang bumi dengan kuasa-Mu. Ajar kami untuk selalu menjaga alam yang telah Engkau percayakan kepada kami. Berikan kami hati yang penuh syukur dan kasih untuk memuliakan nama-Mu setiap hari. Dalam nama Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.”

SELAMAT HARI MINGGU !

error: Content is protected !!